SMPN 3 SEKOTONG – Semangat membara menyelimuti wajah-wajah siswa SMPN 3 Sekotong pada awal April ini. Selama dua hari berturut-turut, yakni Senin dan Selasa, 6-7 April 2026, sekolah kita tercinta sukses menyelenggarakan kegiatan Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas ujian, melainkan momentum bagi para siswa untuk mengukur sejauh mana penguasaan materi serta mengasah ketajaman berpikir kritis dalam menghadapi tantangan kurikulum.
Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk memotret tidak hanya kecerdasan kognitif siswa dalam bidang literasi dan numerasi, tetapi juga melihat gambaran karakter serta lingkungan belajar di sekolah kita.
Hari pertama dibuka dengan fokus pada kemampuan berhitung dan analisis data. Suasana ruang ujian tampak tenang namun penuh konsentrasi saat para siswa menghadapi tantangan numerasi.
Pemanasan (10 Menit): Sebelum memasuki soal inti, siswa diberikan waktu latihan selama 10 menit untuk membiasakan diri dengan sistem pengerjaan dan memastikan kesiapan teknis.
Sesi Utama - Matematika & Numerasi: Selama 75 menit, siswa berjibaku dengan 30 soal yang menguji logika matematika. Bukan sekadar hitungan, soal-soal ini menuntut siswa untuk mampu memecahkan masalah dalam konteks kehidupan sehari-hari.
Survei Karakter (20 Menit): Sesi hari pertama ditutup dengan Survei Karakter selama 20 menit. Bagian ini bertujuan untuk melihat profil pelajar Pancasila yang tertanam dalam diri siswa, mulai dari aspek gotong royong hingga kemandirian.
Memasuki hari kedua, fokus beralih pada kemampuan memahami teks dan mengevaluasi lingkungan belajar melalui survei lingkungan belajar (Sulingjar).
Pemanasan (10 Menit): Sama seperti hari sebelumnya, kegiatan diawali dengan sesi latihan singkat untuk menyegarkan fokus siswa.
Sesi Utama - Bahasa Indonesia & Literasi: Dalam waktu 75 menit, siswa menyelesaikan 30 soal literasi membaca. Fokus utama adalah kemampuan memahami makna tersirat, menyimpulkan isi bacaan, dan berpikir kritis terhadap informasi yang disajikan.
Survei Sulingjar (20 Menit): Sebagai penutup, siswa mengikuti Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) selama 20 menit. Data dari survei ini sangat penting bagi sekolah untuk terus berbenah dan menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman, aman, dan inklusif bagi seluruh warga SMPN 3 Sekotong.
Catatan dari Sekolah
Pihak sekolah mengapresiasi kedisiplinan para siswa yang hadir tepat waktu dan menjaga ketertiban selama ujian berlangsung. Pelaksanaan yang tertata rapi dengan durasi yang tepat menunjukkan kesiapan SMPN 3 Sekotong dalam menyelenggarakan evaluasi standar akademik.
"Melalui durasi yang terukur dan variasi soal yang diberikan, kita berharap siswa tidak hanya mengejar nilai, tapi benar-benar memahami proses berpikir. Survei karakter dan lingkungan yang menyertai ujian ini juga akan menjadi bahan evaluasi penting bagi kami para pendidik," ujar panitia pelaksana.
Tuntasnya TKA tahun 2026 ini diharapkan menjadi pijakan bagi siswa untuk terus berkembang dan bagi sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di wilayah Lombok Barat.
Kepala SMPN 3 Sekotong menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras dan kepada para siswa yang telah menunjukkan integritas luar biasa.
"TKA ini bukan hanya tentang nilai di atas kertas, tapi tentang kejujuran dan sejauh mana kalian berani menantang kapasitas diri sendiri. Hasil dari tes ini akan menjadi kompas bagi Bapak/Ibu guru untuk memberikan bimbingan yang lebih personal dan efektif ke depannya."
Dengan berakhirnya kegiatan TKA ini, diharapkan SMPN 3 Sekotong terus mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh secara mental.
Sampai jumpa di prestasi-prestasi berikutnya!