Rabu, 26 November 2025, menjadi hari yang istimewa dan penuh haru di SMPN 3 Sekotong. Seluruh warga sekolah berkumpul di lapangan utama untuk merayakan Hari Guru Nasional (HGN) dengan tema "Guru Hebat, Indonesia Kuat." Peringatan ini diselenggarakan sebagai ungkapan terima kasih mendalam dari siswa dan komite sekolah kepada para guru yang telah berjuang tanpa lelah.
Tepat pukul 08.00 WITA, acara dimulai dengan Pembukaan yang khidmat, dipandu oleh pembawa acara Agustin eka ariestari. Seluruh siswa dan dewan guru berkumpul di ruangan lab sekolah, duduk bersila dengan muka yang sumringah.
Diawali dengan lantunan merdu da syahdu ayat suci Al quran oleh perwakilan siswa, kemudian pembacaan doa oleh wakil kepala sekolah Muhaidi, S.PdI, Berharap kegiatan hari ini diberkahi dan tercatat menjadi ibadah di sisi-Nya.
Acara dilanjutkan dengan Kata Sambutan yang dinanti. Sambutan pertama disampaikan oleh Kepala Sekolah, Bapak Lalu Muhammad Juniaidi. Dengan suara penuh semangat, beliau menggarisbawahi peran penting guru sebagai garda terdepan pembentuk karakter bangsa.
🗣️ "Para guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa sejati. Di tengah tantangan, semangat Bapak dan Ibu tidak pernah padam. Hari ini, mari kita jadikan momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam mendidik generasi penerus Sekotong yang unggul," ujar Bapak Lalu Muhammad Juniaidi, disambut tepuk tangan meriah.
Setelah sambutan Kepala Sekolah, perwakilan Komite Sekolah turut menyampaikan apresiasi, menegaskan dukungan penuh orang tua terhadap program pendidikan di SMPN 3 Sekotong.
Memasuki acara inti, suasana haru dan gembira berpadu. Siswa-siswi kelas IX menampilkan Tari Daerah yang energik, menginterpretasikan semangat persatuan dan keceriaan khas Sekotong. Gerakan lincah dan kostum warna-warni sukses memukau hadirin.
Puncak apresiasi siswa ditayangkan melalui Video Pendek Ucapan HGN. Video berdurasi Tiga sampai lima menit itu menampilkan kolase ucapan terima kasih polos dari puluhan siswa. Ada yang mengucapkan dengan tulus, ada yang dengan mata berkaca-kaca, menceritakan kenangan lucu bersama guru, hingga harapan agar guru-guru mereka sehat selalu.
🎬 [Cuplikan Video: Salah satu siswi kelas IX berkata, “Terima kasih, Bapak/Ibu Guru, karena sudah sabar mengajari kami. Kami tahu, kami suka nakal, tapi kami sayang Bapak/Ibu.” Ucapan ini sontak mengundang senyum dan tawa haru dari para guru. ]
Sebagai penutup acara yang paling dinanti, dilaksanakan sesi Tukar Kado yang unik dan meriah, dinamakan "Tarik Tali Kasih."
Puluhan kado yang sudah disiapkan oleh siswa (untuk guru) dan oleh guru (untuk guru lainnya) diletakkan di tengah lapangan. Setiap kado diikat dengan seutas tali panjang yang ujungnya dipegang oleh siswa atau guru yang berpartisipasi.
Aturan mainnya sederhana: setelah hitungan mundur, setiap orang menarik tali yang mereka pegang. Kado yang berhasil ditarik ke pangkuan merekalah yang menjadi milik mereka.
Suasana menjadi riuh rendah. Ada yang berhasil menarik kado besar, ada yang mendapatkan kado kecil dengan susah payah, dan semua orang tertawa melihat keriuhan saat tali ditarik secara bersamaan. Sesi ini tidak hanya menghadirkan kejutan isi kado, tetapi juga mempererat ikatan kebersamaan dan kekeluargaan antara siswa dan guru.
Perayaan HGN di SMPN 3 Sekotong berakhir menjelang siang, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh hadirin. Lebih dari sekadar seremoni, acara ini adalah pengakuan bahwa dedikasi seorang guru adalah cahaya yang tak akan pernah padam, terus menerangi masa depan anak bangsa di Sekotong.